Sunday, July 7, 2019

Endometriosis, Tapros, dan Masa Ovulasi.


Bertahun-tahun gue mengandalkan mobile apps period calendar untuk persiapan mens, termasuk untuk reminder kapan gue mesti beli sanitary napkins dan ngerencanain liburan. Iya, gue emang serius kalau planning liburan. Kalau mens pas ke Singapore masih oke deh, tapi kalau ke Bali?

Pada saat endometriosis gue muncul lagi dan sekarang lagi suntik Tapros Season 2, jadwal mens lumayan susah ditebak. Akurasi calendar yang tadinya di atas 90% makin lama makin menurun. Sekarang malah nyaris ngga ada gunanya. Tapi karena gue merasa penting untuk tau kapan gue ovulating, gue mulai mencoba rajin menyandingi ovutest dengan jadwal di mobile apps (iye, meski lagi ngga akurat tetep gue tengok appsnya). Pertama kali gue belajar pakai ovutest sekitar 2 tahun lalu dan yang gue inget cuma bau hangseurnya aja.

Jadi kalau misalnya udah terasa tender breast, bloated, dan/atau demam-demam lucu di fertile window menurut calendar, gue bisa pakai ovutest untuk pastiin apakah gue ovulating atau cuma salah makan. Kalau hasilnya negative (kayak sekarang) alias ngga lagi ovulating, biasanya gue akan inget-inget apa penyebabnya dan jauhin sumber-sumber penyebab sakit itu, misalnya susu UHT atau sambel. Tapi kalau positive ovulating, gue jadi bisa prediksi gue akan mens 2-3 minggu kemudian. Stock sanitary napkins langsung gue banyakin, gue masukin ke koper, loker, dan tas biar di mana pun gue dapet, gue udah sedia sanitary napkins. Selanjutnya cuma tinggal siap-siap nunggu PMS aja. Lebay ya? Tapi serius deh, ngga ada yang lebih ngeribetin dari pada tamu yang dateng ngga ontime atau udah banyak persiapan ternyata tamunya batal dateng.

Duh, panjang-panjang nulis, tapi inti sebenarnya rasanya gue mulai ngga mengenal badan gue. I try to make it shorter: Obviously my cycle is all messed up and I won't really know how to track it until I get my period, which I have no idea when to expect! Gue sampai kesel sendiri dan berusaha banget buat sabar sama badan gue sendiri. Untungnya kalau PMS+mens gue ngga ngelimpahin ke orang-orang sekitar ya, jadi sejauh ini ngga ada korban.

Kadang orang butuh hasil test untuk membuat diri sendiri nyaman. Seperti mendapatkan jawaban "Oh gitu.." Pakai ovutest pun seperti cara untuk ngedapetin jawaban, "Okay, nanti akan mens!" Receh ya, tapi buat yang lagi pengobatan sampai jadwal mensnya kacau, stick ini maknanya sama dengan yang lagi trying to conceive (TTC). Cuma beda tujuan aja. In my case, lumayan ngasih jawaban di saat period calendar yang biasanya diandalkan ikutan mabok kena Tapros.

0 comments:

Post a Comment