
Memasuki tahun ketujuh kerja full time, gue mengalami gejala-gejala Sunday Neurosis. Gue agak anxiety setiap hari Minggu, seperti beberapa kali gue merasakan hari Minggu gue lenyap gitu aja karena gue mulai gelisah sama 5 hari ke depan. Seharusnya gue bisa mengatasi anxiety itu supaya hari Minggu yang gue jalani lebih bermakna.
Padahal 5-6 tahun lalu, hari Minggu yang gue jalanin lebih bikin miserable. Pada periode itu gue kerja full time setiap weekdays dan kuliah S2 pada Jum'at dan Sabtunya. Satu-satunya waktu yang bisa gue isi untuk nyelesain tugas-tugas kuliah gue adalah Minggu karena gue cenderung selalu lembur kerja pada saat weekdays. Yang gue sadarin, Minggu gue lenyap ngga diisi dengan istirahat, tapi somehow bermakna karena gue berhasil menyelesaikan tugas.
But recently I have these Sunday Neurosis symptoms for a whole different reason.. yet I'm feeling equally as melancholy, confused, and just plain "UGH!". Untungnya hal ini ngga berpengaruh kepada kapasitas kerja dan berpikir gue di 5 hari ke depannya.
Gue sadarin gue bukan satu-satunya orang yang ngalamin hal ini. Walaupun cuma untuk seru-seruan, hashtag #BesokSenin sebenarnya ngebuktiin bahwa hari Minggu malam itu memang sesuatu bagi banyak orang. Kira-kira, kenapa sih kita bisa ngalamin Sunday Neurosis?
Gue sendiri sadar banget kalau kerjaan gue banyak menumpuk dan bisa dibilang dalam 5 bulan terakhir belum ada yang final. Sebagai orang yang agak high achiever, gue gemes banget sama produktivitas gue yang lagi menurun karena sifat pekerjaan gue yang unik. Dan gue cenderung overthink mengenai produktivitas gue selama working days. So I'm literally trying to fit everything I should've done in the week in one day and then crying inside about it.
Sementara itu, salah seorang teman gue mengakui dia mengalami Sunday Neurosis karena dia sering gagal mencapai harapan liburnya setiap weekend. Setelah kerja 5 hari, dia selalu membayangkan mau ngapain weekend besok, eh ternyata ngga kesampaian karena malah melakukan hal yang lain. Akibatnya, dia memberikan nilai kepuasan yang rendah pada weekendnya - hal kayak gitu yang terjadi berkali-kali menyebabkan dia mengalami Sunday Neurosis sampai level bad mood dan marah-marah setiap Minggu malam.
Ada treatmentnya ngga sih? Pasti ada. Menurut gue mengatasi Sunday Neurosis cukup dengan menemukan penyebabnya dan kita basmi penyebab itu. Tapi.. mengeluh lebih gampang daripada action kan ya? Lagi pula apa sih yang biasa kita lakukan saat mengalami Sunday Neurosis dan helpless.. ngga ada, palingan gelisah karena ngga bisa tidur atau overthink. Kayaknya jarang ada orang yang sampai melukai diri sendiri karena hal ini.
Jadi #BesokSenin? Ngga apa-apa.. Gue akan semangat kerja sambil nungguin weekend dan ketemu Sunday Neurosis berikutnya haha!



