Anchor.

Wednesday, September 20, 2017


Anchor bisa didefinisikan sebagai suatu stimulus yang bisa memancing state of mind kita - suatu emosi atau suatu pikiran. Stimulus ini bisa berupa benda mati, seperti pakaian, parfum, buku, makanan, ataupun lokasi. Mungkin ada beberapa di antara kita yang punya satu baju gacoan yang selalu dipakai kalau kita lagi berharap a good luck. Atau misalnya, ada suatu lokasi di mall yang kita hindari karena di lokasi itu banyak kenangan sama mantan pacar. Nah, baju gacoan dan tempat di mall itu merupakan anchor.

Baru-baru ini gue sadar kalau ternyata gue punya suatu anchor, yaitu permen Ricola rasa Spearmint (atau Green Tea - yang kotaknya hijau). Gue sempet suka banget sama Ricola itu, bahkan Si Ricola sempat melalui suatu masa pacaran yang berakhir ngga enak. Waktu  gue switch ke Fisherman varian Aniseed (alias permen nenek gue), sebenernya alasan gue cetek banget: permennya gampang didapetin!

United Kingdom, July 2017.

Tuesday, September 19, 2017



Di waktu yang bersamaan, Australia lagi winter dan UK lagi summer. Tapi rasanya sama aja. Buat "Anak AC" kayak gue, mungkin bulan Juni-Juli adalah waktu yang tepat banget untuk ke Australia atau ke UK. Tapi surprisingly, summernya UK ini bener-bener bipolar.. cuaca yang normalnya sekitar 19-21' C, bisa-bisa drop ke 16' C. Apalagi pas gue di Edinburgh, Skotlandia. Misalnya sore ini terang-benderang dan cerah, besok pagi gloomy dan windy. Trus shower.

Sama seperti setelah pulang dari trip ke Australia tahun lalu, gue ngga terlalu punya banyak cerita. Di sana gue terus berjalan, naik-turun tube (commuter) atau bus, road trip pindah kota, jalan lagi, sesekali ngajak ade gue ketemuan (pas di London), repeat, sampai akhirnya ngga terasa udah waktunya pulang.

Itu aja cerita hari ini :)

Turdy Years Old, Marah-Marah Management, Social Life, and UK Trip.

Thursday, June 22, 2017


Jujur nih, bisa dibilang menjelang usia 30 dan setelah memasuki usia 30 tanggal 6 Juni lalu, gue menjadi orang yang lebih tempramen. Pada dasarnya gue ini orang yang sumbunya pendek, tapi letupan-letupannya itu jarang muncul kecuali menyinggung hal yang prinsip. Sekarang, walaupun pemicunya sederhana, tapi gue bisa marah. Minimal nyamber dengan nada yang super-nantangin.

Gue ngga mau menduga-duga itu adalah ciri-ciri life crisis atau sejenisnya. Wong penyebabnya udah ketahuan.

Heal The World - Save It For Our Children.

Sunday, June 4, 2017




There's A Place In Your Heart And I Know That It Is Love
And This Place Could Be Much Brighter Than Tomorrow
And If You Really Try You'll Find There's No Need To Cry
In This Place You'll Feel There's No Hurt Or Sorrow
There Are Ways To Get There
If You Care Enough For The Living Make A Little Space Make A Better Place

Heal The World Make It A Better Place For You And For Me And The Entire Human Race
There Are People Dying If You Care Enough For The Living Make A Better Place For You And For Me

If You Want To Know Why There's A Love That Cannot Lie
Love Is Strong It Only Cares For Joyful Giving
If We Try We Shall See In This Bliss We Cannot Feel
Fear Or Dread We Stop Existing And Start Living
Then It Feels That Always Love's Enough For Us Growing
So Make A Better World Make A Better World...

Heal The World Make It A Better Place For You And For Me And The Entire Human Race
There Are People Dying If You Care Enough For The Living Make A Better Place For You And For Me

And The Dream We Were Conceived In Will Reveal A Joyful Face
And The World We Once Believed In Will Shine Again In Grace
Then Why Do We Keep Strangling Life Wound This Earth Crucify Its Soul
Though It's Plain To See This World Is Heavenly Be God's Glow

We Could Fly So High Let Our Spirits Never Die
In My Heart I Feel You Are All My Brothers
Create A World With No Fear Together We'll Cry Happy Tears
See The Nations Turn Their Swords Into Plowshares

We Could Really Get There If You Cared Enough For The Living Make A Little Space To Make A Better Place...

Heal The World Make It A Better Place For You And For Me And The Entire Human Race
There Are People Dying If You Care Enough For The Living Make A Better Place For You And For Me

EMPTIES: Kiehl's Blue Herbal Spot Treatment.

Saturday, May 27, 2017


Dulu gue termasuk kelompok orang yang penasaran sama Kiehl's Blue Herbal Spot Treatment tapi malez bangetz lihat harganya. Apalagi sejak baca-baca review di blog orang, banyak yang bilang kalau Kiehl's Blue Herbal ini "nyelekit" banget pas dioles ke jerawat - yang mana klop banget dengan mindset gue: Obat jerawat itu semakin nyelekit harusnya semakin maknyus khasiatnya! Tapi harganya sekitar Rp 300.000-an cuma buat acne gel.......... nggggggggg????

Saat jerawat gue semakin banyak dan susah sembuh, gue pun ngga tahan untuk ngga membeli Kiehl's Blue Herbal. Ngga pakai pikir panjang, gue yang saat itu lagi dinas di Bandung langsung beli online melalui website resminya dengan harapan pas gue pulang barang itu udah nyampe rumah tinggal cocol. Gue semakin hakyul yakin untuk pencet PURCHASE karena waktu itu nongol diskon 15% untuk first purchase. Alam ini berkonspirasi hanya untuk penyiksaan wajah oleh acne gel.

Sekembalinya ke Jakarta, gue coba dan bisa dibilang rutin pakai di jerawat-jerawat gue sampai habis.

Wisdom Teeth.

Thursday, May 18, 2017

Delapan tahun lalu gue cabut wisdom teeth (gigi geraham bungsu) yang di kanan, atas dan bawah sekaligus. Waktu itu belum ada pembengkakan tapi setiap kali gue gerakin rahang, ada bunyi kletek-kletek dan nyeri. Pas diketahui penyebabnya adalah wisdom teeth di sisi kanan, maka dengan rasa PEDE yang TINGGI, gue memutuskan untuk operasi aja di dokter bedah mulut. Sesadar-sadarnya gue sadar bahwa operasi itu akan dilakukan dalam kondisi sadar.

Abis operasi, dokternya bilang, "Setelah yang kanan sembuh nanti kita lanjutkan ke kiri. Karena kalau di-ntar-ntar pasti ngga balik lagi."

Almost 30: Comfortable in Your Own, err.. Fake Skin.

Sunday, May 7, 2017


Dulu gue curiga gue akan panik-panik lucu pas mau masuk ke usia 30, eh ternyata gini-gini aja. Gue cenderung lempeng dan nyaman dengan diri gue karena gue ngga mudah termakan omongan orang, termasuk kalau ada yang nyinyir kesibukan kantor gue menyebabkan gue belum nikah. Soal penampilan, gue cukup nyaman dengan penampilan gue. Walaupun ada yang mengira gue masih kuliah, tapi client dan orang gedung kantor gue udah banyak yang manggil gue, "Bu" daripada cuma, "Mbak".. which is progressing lah dari 2-3 tahun lalu ekekekek..

Sepuluh tahun lalu, gue yakin gue juga biasa aja pas mau masuk usia 20. Pacar gue waktu itu beda setahun umurnya, dan dia udah nyontohin usia 20 ya gini-gini aja, ngga ada perubahan yang signifikan. Nah, setelah 10 tahun berjalan, bukan pertambahan usia yang biasanya bikin gue deg-deg-an, tapi perubahan fase hidup. Misalnya, dari lulus S1 ke lingkungan kerja. Trus masuk S2, trus lulus lagi. Termasuk pas mau pindah kerja. Fase hidup dimana kita harus menyandang identitas baru itu jauh lebih menguras pikiran daripada sekedar ulang tahun, karena kadang gue ngga siap untuk menerima risiko dari keputusan yang gue ambil. Lulus kuliah itu juga keputusan loh, karena kan sebenarnya bisa aja kita santai kuliah dan menunda lulus.
 
template design by Studio Mommy (© copyright 2015)