Saturday, May 18, 2019

Five Things.


On my mind...

1. Sometimes things just happen the right way and you say "yes". I need to get back to saying "yes". I would thrust out my "no" too quickly and closed myself off to opportunities. But now, I feel safe enough to be open again.

2. I think back to the way it felt to go to the office without laptop in my bag in the morning with a cup of coffee in my hand, fresh air deep in my lungs. Hmm...

3. I think that big changes actually can be easy when we're making them in order to be in alignment with our higher selves.

4. Why did they have to remake Disney Movies?

5. The last thing I've been pondering today is how much we talk about the differences in thinking between women and men. How one always thinks they know slightly more or slightly better than the other. How sometimes the best thing to do is to just keep quiet. I mean, you say your piece, and then let yourself move on.

Sunday, April 28, 2019

Galak.


Sunday night again! GAAAAAAAAAHHHH!!!

Anywaaay.. mungkin berdasarkan foto di atas bisa ditebak di mana lokasi kantor gue. :D

Gue lagi di rumah sih, foto itu diambil beberapa waktu lalu saat gue nunggu lift dan menyadari betapa gloomynya cuaca di luar. Gue ngga kangen sama cuaca panas karena belakangan ini switch dari panas-terang ke hujan-gloomy secepat membalikkan telapak tangan gitu. Gue kangen sama cerah dingin.. kayak di London pas Summer atau di Aussie pas Winter. Ehe....

Saturday, April 20, 2019

Coffee Talk: You Want What You Can’t Have.


Ada beberapa situasi dalam hidup ini yang meninggalkan kita tanpa solusi. Hari ini, gue bilang ke teman gue bahwa yang bisa kita lakukan cuma move on.

Mungkin gampang bagi gue untuk bilang begitu karena gue pernah berada dalam kondisi itu beberapa kali (ini bukan special case tentang relationship, bisa aja dalam kerjaan dan kehidupan sehari-hari). I used to hate that situation because there's nothing worse that feeling no finality to something, but I still like resolution. So how do I get resolution on my own? My answer only "Everything happens for a reason". With that I'm trying to see the best in every situation that comes my way.

Lalu, ya move on.

Friday, April 19, 2019

Packing for Business Trip.


Minggu depan ke Medan! Yeay! *tiger sprong*

Setelah Bulan Maret sama sekali ngga biztrip, trus mau ke Medan tuh rasanya.... HEUHEUHEUEH. Rencananya mau presentasi untuk cairin termin kedua project gue yang udah overdue karena beberapa hambatan. Semoga lancar. Semoga bisa cepet-cepet nagih supaya budget outing tahun ini bisa dipenuhin. Amin.

Trus karena excited, gue jadi berbersih koper hari ini dong.. trus refill botol-botol toiletteries dan rapiin makeup kit. Biasanya gue agak males sih refillin botol-botol itu sampai dulu gue pernah pergi dengan botol-botol yang isinya cuma bisa dua kali pakai. Udah gitu sampai sana EXTEND PULA! Belanja lah gue ke supermarket. Sampai supermarket, masuklah cereal, susu, kopi instan, beng-beng ke keranjang belanjaan.

Tapi kalau adek gue yang travel, gue selalu perhatiin botol traveling dia penuh atau ngga..
Kalau ngga..
Gue isiin sampe penuh -__-
Apa coba maksudnya?

Thursday, April 18, 2019

Soal Pemilu 2019 -- Blog Post di Jam Kerja.


Gue nulis ini di jam kerja. Well, sebenarnya jam istirahat yang agak telat. Gue bawa laptop ke kafetaria gedung -niatnya- biar bisa kerja sambil makan siang. Tapi ternyata ibu-ibu di meja seberang (kayaknya bukan karyawan tenant gedung) lagi ngomongin pemilu kemarin. Lalu gue merasa super terganggu dengan topik pembahasannya.

Pemilu ini memang selalu sensitif dan merupakan topik yang gue hindari saat ngobrol kecuali gue ketemu orang yang punya pilihan presiden yang sama dengan gue. Kalau ditanya, gue selalu menjawab bahwa gue udah menentukan pilihan, tapi gue menghindari untuk memulai pembicaraan tentang pilpres ini dan menyebut siapa pilihan gue. Walaupun sebenarnya sih.. ketebak kok gue memilih siapa.

17 April 2019 kemarin adalah hari yang gue tunggu-tunggu karena gue pengen seluruh pembicaraan, timeline, feeds, atau apapun namanya kembali menjadi normal. Kalau ngga bisa kembali normal, minimal kembali tolerable dan bisa diaccept sama kuping dan logika gue. Gue pengen unmute account teman-teman gue yang cenderung provokatif atau banyak kebenciannya. Gue kangen di saat semua pembicaraan adalah hal-hal ringan dan entertaining, ketimbang pembicaraan berat sebelah yang terkadang didukung oleh ayat/pendapat religius.

Sunday, April 14, 2019

Dark Sunday (Part 2).


<< Link to part one.

Minggu ini capek banget.

Dari hari Selasa sampai Jum'at selalu pulang malam. Mulai dari ekskul muay thai di hari Selasa, lalu ada training internal setiap after office hours di hari Rabu sampai Jum'at, lanjut kemarin ke kantor untuk sesi training terakhir. Baru selesai sekitar pukul 4 sore. Well, "selesai".... gue hajar semua di satu minggu walaupun badan balum 100% fit so I can enjoy the rest of April. I know I'm old. Cat's out of the bag!

Tiga setengah jam menuju hari Senin, sekarang gue lagi tiduran sambil denger random playlist di Spotify writing about my mundane life *for those who are interested*. Gue was-was sama minggu depan yang cuma efektif kerja 3 hari karena ada libur Pemilu dan Good Friday. Artinya, gue mesti nyelesain pekerjaan 5 hari dalam waktu 3 hari HAHAHAHAH... OMG, gimana?

Iyes, buat kebanyakan white collar atau pekerja, libur 2 hari seminggu rasanya tuh enak banget.. tapi terus terang gue udah lupa kapan gue bisa enjoy tanggal merah. Enjoy sih enjoy ya, tapi hati sama kepala ini was-was loh karena sadar banyak kerjaan yang ngga tersentuh. Ya masa gue mau kerja pas tanggal merah sih? Diri ini juga butuh ke mall loh.. Tapi yang bikin gue semangat, gue tau gue ngga sendirian karena pasti banyak yang kayak gue, terutama yang profesinya mirip-mirip hahahah... #sad (dari tadi hahaha tapi sebenernya itu ketawa nervous).

<sigh> I'm not really sure how many times I can express my dislike for Sunday night. </sigh>

Monday, April 8, 2019

London, July 25th, 2017.


"Then which of your Lord's blessings would you both deny?" (QS Ar-Rahman)

Sometimes I read my Holy Qur'an and feel like I am a total failure. It's not just because everyday I sin and everyday I fall short of what I know I'm capable of doing, but it's because I read verses like the one above and I feel like it should be simple: Be thankful.

It shouldn't be hard, right?

Why do I have to stop and think for a second?

Sunday, April 7, 2019

What's on My iPhone 8.

Semalam gue lumayan insom karena kombinasi obat, akhirnya YouTube surfing nontonin what's on my iPhone sampai jam 3 pagi. Seru juga ya, berasa kayak ngorek-ngorek privacy orang aja. Padahal gue bukan termasuk orang yang kepo sama isi handphone orang; ngoprek handphone pacar aja ngga pernah sampai-sampai ngga tau kalau di dalemnya dia masih chat-an mesra sama mantannya #ehgimana.

Trus gue tergoda juga sih bikin what's on my iPhone (berasa selebriti). Kan lucu juga ya 5 tahun lagi gue ngoprek isi blog ini dan lihat apakah gue masih punya apps yang sama atau ngga.

Gue upgraded dari iPhone 6 ke iPhone 8 kayaknya awal tahun 2018. iPhone 6 gue pakai 4 tahun sampai ngadat total. Waktu mau upgrade sebenarnya iPhone X udah ada juga, tapi gue tetap pilih yang ada home button. I wasn't ready to let it go!


Saturday, April 6, 2019

Three Reasons Being Sick Sucks.


Bersin-bersin setiap Subuh merupakan hal normal buat gue karena punya alergi, tapi selalu stop beberapa saat setelah mandi. Pokoknya pas gue bersolek, keadaan udah tentram. Nah, hari Kamis lalu, gue ngga selesai bersin sampai siang. Langsung deh gue mikir ini pasti sakit beneran.

Ternyata bener, seiring jalannya Kamis di kantor, gue makin ngga enak badan. Jum'at pagi, gue demam. Setelah check ke dokter (karena peraturan kantor kalau sakit mesti ada surat dokter), diagnosisnya adalah gue kena ISPA. Padahal Rabu malam gue baru nulis di blog ini bahwa gue punya plan untuk stay fit. Kondisi badan masih sehat banget saat itu, ngga ada tanda-tanda mau sakit sama sekali.

Wednesday, April 3, 2019

Life Lately.

(I was really tempted to do some kind of Dr. Frankenstein quote for a journal title but that plan never really got off the ground).


Recently life feels like a collection of random moments and tasks. With each passing day, my eyebags grow darker, my anger at entitled people grows stronger, and yet my height and cheeks...

they remain the same :|

Whatever happened these past weeks, there have been some random, fun memories that I want to document.

Kantor punya ekskul muay thai!

Iyes, mungkin itu hal paling fun yang terjadi sebulan terakhir. Sebagai orang yang pernah menjadi endorphines junkie lewat olah raga lari beberapa tahun lalu, mudah buat gue untuk ngenalin bahwa badan ini butuh olah raga. Sayangnya gue punya banyak excuses untuk ngga bangun pagi dan mulai olah raga lagi. Jadi, pas anak-anak kantor inisiatif bikin kelompok muay thai, gue langsung sign up. Lucky us, latihannya pun disubsidi sama kantor.