Sunday, July 26, 2020

Carpe Diem.

Almost everyday, I wake up with a sense of insecurity knowing that so far I always feel like there are better things I could be doing with my time. I wonder sometimes.. if we ever can escape hardships.


I have been standing at a crossroad in life for almost a year now. I want to make some decisions that could ultimately affect the rest of my life. Apart from this pandemic, it's so hard to choose which path to take (this pandemic apparently set a temporary decision for me so I find it quite off that I can be completely confident in my decision making skills).

Saturday, July 25, 2020

Week 30 of #52WeeksofMisswhadevr | Ngeceng 90 Menit di Mall.

Nadya, I, and Our COVID Hair

Suatu hari di antara week 24 dan 28 yang ngga terdokumentasi di sini, gue sempat pergi ke Gancit dengan durasi cukup lama untuk perpanjang SIM. Niatnya cuma perpanjang SIM, tapi karena gagal perpanjang walau udah dapat nomor antrean (akibat informasi yang super ngga jelas dari pihak mall & samsat), jadilah gue ngejogrok di Toast Box karena kesel + kelaparan + pusing (combo!!).

Hari ini, gue ke mall lagi dengan durasi yang "lama". Kira-kira 90 menit. MWEHEHEHE! Padahal, kalau gue dan Nadya ke mall (terutama PIM) bisa ngalor-ngidul 4-6 jam. Tapi ini bukan the new normal kok, karena dari dulu kita juga sering janjian di PIM cuma untuk 1 keperluan trus pulang lagi ke rumah masing-masing. Cumaaa yang membuat hari ini lumayan spesial adalah karena ini ngeceng pertama sejak pandemi.

Sunday, July 19, 2020

Week 29 of #52WeeksofMisswhadevr | Gado-Gado Selama Seminggu.

 

Siklus tahunan gue itu semacam antisipasi ulang tahun di awal Juni karena males dapetin WhatsApp/text "Happy birthday" dan setelah itu juliagustusseptemberoktobernovemberdesember trus balik lagi dari awal. Anyway, memang banyak banget dari kita yang ngerasa waktu berjalan cepet banget setelah semester 1 selesai, tapi buat yang ulang tahun di Bulan Juni, mungkin tau banget rasanya waktu seolah-olah ngegelinding dari tebing setelah tanggal ulang tahun kita dilewati. Apalagi sekarang #dirumahaja kan. Udahlah bosen ngomongin koronah.

Journal minggu ini isinya gado-gado; mulai dari kekesalan gue sama rambut gondrong (7 bulan ngga pot-ram) sampai catatan financial planning awareness dari sharing sessionnya teman kantor gue. Kerjaan kantor juga gado-gadonya minta ampun. Dan yang paling gado-gado adalah urusan domestik, mulai dari betulin genteng rumah sampai bikin working space baru di lantai bawah.

Sunday, July 12, 2020

Week 28 of #52WeeksofMisswhadevr | Freedom.


LAMA JUGA YA SKIPNYA!!!! Sebulan terakhir setiap weekend, gue binge-watched berbagai series di Netflix dan nyoba castor oil pack treatment untuk mengatasi sakit badan (yang kayaknya) disebabkan oleh endometriosis. Apapun yang ditonton dan treatment apapun yang gue coba, posisi gue kebanyakan rebahannya huehuehuehu... Abis mau ngapain lagi? Ke mall? Ogah, nanti viral!

Gue mencoba untuk tetap termotivasi dan berpikir positif, bahwa pandemi ini bakal selesai sebelum tahun ini berakhir. Akan ada kok suatu saat di mana Coronavirus ini bosan dan lenyap dari bumi. Tapi ngga bisa bohong deh, mikirin kayak gitu tuh cuma bikin gue sedih dan malah hopeless karena untuk menuju sana banyak banget hal yang di luar kontrol gue. So, gue pun mencoba untuk ngelupain pikiran-pikiran yang bikin gue tertekan dan sedih supaya gue bisa floating lagi. Tapi eventually, tertekan lagi karena adaaaa aja berita-berita tentang gimana ignorantnya sikap orang-orang dalam masa pandemi ini.

Saturday, June 27, 2020

Mantan, Enaknya Diapain Ya?

Gigi lagi ngiung-ngiung karena udah lama ngga pakai retainer, trus gue mau ngomongin mantan. Hih kurang menyiksa apa tuh? Kepengen ngomongin mantan soalnya dalam seminggu ini gue 2x ngobrol sama temen-temen cewe gue tentang mantan-mantan kita di tengah malam (iye, jamak #sombong). Pokoknya "mantan" itu topik yang ngga ada habisnya. Somehow, pasti ada aja satu mantan kita yang brengseknya sampe ke ubun-ubun, seolah-olah emang hadir ke dunia kita untuk berantakin hidup kita, trus pergi setelah dia puas.

Sebelum obrolan minggu ini bareng temen-temen gue, sebenernya gue wondering, jangan-jangan kita  (perempuan) suka ngomongin mantan tuh karena kita suka playing victim. Tapi seiring berjalannya waktu.. ya emang pup aja sih lakinya! :D


Thursday, June 18, 2020

Endometriosis Q&A.

Image source: popsugar.co.uk / Getty
Dulu gue sempat nge-draft blog post untuk QnA ini, tapi karena pertanyaannya belum banyak, jadi gue tunda publishnya. Berhubunng sekarang gue masih dalam fase kzl-kzl-gmz karena endometriosis gue tumbuh lagi setelah operasi 2x, gue lanjutin aja draftnya dan akan publish blog post ini.

Disclaimer: Untuk mengetahui serba-serbi endometriosis, sebaiknya langsung ke ObGyn atau belajar sendiri lewat artikel online atau jurnal ya. QnA ini adalah seputar pertanyaan yang sering diutarakan orang kepada gue ketika mereka tau gue punya kista yang spellingnya susah ini.

Sunday, June 14, 2020

Week 24 of #52WeeksofMisswhadevr | Something Old, Something New.

Difoto di tempat berdebu karena males berbersih kamar.. :P
Awal minggu ini, gue punya feeling bahwa ini akan jadi minggu yang banyak cerita. Pertama, di minggu malam, gue tiba-tiba ngerasa ada stabbing pain di perut bagian bawah dan terus bergerak ke arah pusar. Pas lihat kalender mens, ternyata memang waktunya ovulasi. Lalu pas rasa sakitnya ngga  hilang sampai Senin siang, gue memutuskan booking appointment dengan ObGyn untuk hari Rabu.

Kedua, di minggu sebelumnya gue udah berencana untuk ke kantor pertama kalinya sejak pandemi COVID-19. Terakhir gue ke kantor itu tanggal 3 Maret sebelum gue ke Istanbul, berarti ini akan jadi pengalaman pertama ke kantor dalam 3 bulan.

Ceritanya dimulai dulu dari hasil checkup gue ke ObGyn ya, walaupun secara historis, kejadiannya adalah 1 hari setelah gue mengunjungi kantor.

Tuesday, June 9, 2020

Oh, Appetite!


Selain karena "emang udah dari sononya", badan gue petite karena gue ngga berlebihan makan dan ngga hardcore olah raga. Gue ngga pernah menghitung sih, tapi gue rasa calorie intake gue sesuai dengan kebutuhan tubuh, jadi terlepas dari lemak yang bisa bikin beberapa daerah jadi cubitable, stature gue cenderung mengarah ke ideal. BTW gue pernah kurus setelah operasi, tapi ngga pernah kurus banget. Dan meski rada gembil, ngga pernah gembil banget.

Saat kita dipaksa WFH dan #dirumahaja karena pandemi COVID-19 ini, gue mengira-ngira apakah gue akan makin gembil dan gain some weight karena gue jadi lebih sedikit bergerak. Hampir 3 bulan berlalu, dan ternyata.. eng ing eng.... permasalahan kegembilan baru timbul setelah Lebaran, alias 3 minggu terakhir ini.

Saturday, June 6, 2020

Week 23 of #52WeeksofMisswhadevr | Turning Turdy-Tree.

Ada tiga penyebab gue ngelewatin 9 blog post mingguan #52WeeksofMisswhadevr. Pertama, males nulis. Kedua, berduka. Ketiga, males ngitungin sekarang minggu ke berapa because you know, gue jelek banget dalam berhitung, apalagi kalau untuk sesuatu yang periodik gini. Kalau gitu kenapa gue cari gara-gara bikin blog post ginian ya?

Oh ya, sekalian jadiin 4 alasan! Satu lagi adalah kondisi #dirumahaja dan #WFH membuat hari demi hari dan minggu demi minggu lewat begitu aja tanpa cerita menarik.

Tapi hari ini, gue ultah ke 33, jadi minggu ini sedikit lebih speysel lah.

Sejak awal pandemi, gue punya feeling kayaknya gue akan ngalamin quarantine birthday deh! Eh ternyata bener! PSBB transisi buat gue bukan bermakna lampu ijo, tapi bermakna gue harus lebih waspada. Asli deh, yang bisa jaga diri kita itu cuma kita! Hari ini aja terjadi lonjakan sekaligus rekor jumlah orang yang teridentifikasi infected. *Hello Corona-Lebaran, is that you?*

Buat gue yang udah bertahun-tahun ngga pesta ultah, quarantine birthday ini ngga punya keunikan. Pagi tadi gue memutuskan untuk bikin 1 foto pakai masker untuk mendokumentasikan "my quarantine birthday" sekaligus poni dan rambut gue yang acak-acakan. Biasanya gue selalu potong rambut sebelum ulang tahun, tapi tahun ini gue malah punya poni ngga rata karena potong sendiri pakai gunting kertas. :D

So I hope your day is filled with love and happiness. Stay safe and stay healthy too!

Thursday, June 4, 2020

Pretty Little Liars - Revisited.

WAH WAH! Setelah check statistik visitor blog ini, lucu juga begitu ngeh ternyata banyak new visitors yang mampir karena blog post tentang Pretty Little Liars yang gue tulis 12 tahun lalu [Link]! *Hai hai!!* Gue masih inget waktu gue beli novelnya lalu terus beli buku-buku selanjutnya (ngga bisa berhenti baca) karena ceritanya bikin penasaran. Selain itu storylinenya dikemas secara menarik banget oleh Sara Shepard. Gue begitu kecantol dengan ceritanya karena gue tau Sara Shepard udah ngerencanain ending yang bagus banget atas semua misteri di PLL.

Pretty Little Liars ini memenuhi ekspektasi dan sesuai dengan taste gue. Gue suka dengan cerita-cerita yang berbau skandar dan misteri. Settingan di suburb juga lebih mudah dibayangin daripada setting di New York yang jadi background Gossip Girl. Satu-dua tahun setelah gue ngikutin seri PLL, mulai deh PLL dan angkat ke serial TV dan CD bajakannya beredar di Jakarta.

Buat gue, serial TV-nya ngga semenarik baca bukunya. Akhirnya gue cuma bertahan nonton 1 season. Ada yang istimewa dari tulisan Sara Shepard dan packaging bukunya yang membuat gue punya imajinasi yang lengkap atas PLL. Menurut gue, serial TV-nya ngga bisa mengejar kesenangan gue membaca bukunya.

Trus 10 tahun berjalan, tiba-tiba muncul PLL versi Indonesia.