Turdy Years Old, Marah-Marah Management, Social Life, and UK Trip.

Thursday, June 22, 2017


Jujur nih, bisa dibilang menjelang usia 30 dan setelah memasuki usia 30 tanggal 6 Juni lalu, gue menjadi orang yang lebih tempramen. Pada dasarnya gue ini orang yang sumbunya pendek, tapi letupan-letupannya itu jarang muncul kecuali menyinggung hal yang prinsip. Sekarang, walaupun pemicunya sederhana, tapi gue bisa marah. Minimal nyamber dengan nada yang super-nantangin.

Gue ngga mau menduga-duga itu adalah ciri-ciri life crisis atau sejenisnya. Wong penyebabnya udah ketahuan.

Heal The World - Save It For Our Children.

Sunday, June 4, 2017




There's A Place In Your Heart And I Know That It Is Love
And This Place Could Be Much Brighter Than Tomorrow
And If You Really Try You'll Find There's No Need To Cry
In This Place You'll Feel There's No Hurt Or Sorrow
There Are Ways To Get There
If You Care Enough For The Living Make A Little Space Make A Better Place

Heal The World Make It A Better Place For You And For Me And The Entire Human Race
There Are People Dying If You Care Enough For The Living Make A Better Place For You And For Me

If You Want To Know Why There's A Love That Cannot Lie
Love Is Strong It Only Cares For Joyful Giving
If We Try We Shall See In This Bliss We Cannot Feel
Fear Or Dread We Stop Existing And Start Living
Then It Feels That Always Love's Enough For Us Growing
So Make A Better World Make A Better World...

Heal The World Make It A Better Place For You And For Me And The Entire Human Race
There Are People Dying If You Care Enough For The Living Make A Better Place For You And For Me

And The Dream We Were Conceived In Will Reveal A Joyful Face
And The World We Once Believed In Will Shine Again In Grace
Then Why Do We Keep Strangling Life Wound This Earth Crucify Its Soul
Though It's Plain To See This World Is Heavenly Be God's Glow

We Could Fly So High Let Our Spirits Never Die
In My Heart I Feel You Are All My Brothers
Create A World With No Fear Together We'll Cry Happy Tears
See The Nations Turn Their Swords Into Plowshares

We Could Really Get There If You Cared Enough For The Living Make A Little Space To Make A Better Place...

Heal The World Make It A Better Place For You And For Me And The Entire Human Race
There Are People Dying If You Care Enough For The Living Make A Better Place For You And For Me

EMPTIES: Kiehl's Blue Herbal Spot Treatment.

Saturday, May 27, 2017


Dulu gue termasuk kelompok orang yang penasaran sama Kiehl's Blue Herbal Spot Treatment tapi malez bangetz lihat harganya. Apalagi sejak baca-baca review di blog orang, banyak yang bilang kalau Kiehl's Blue Herbal ini "nyelekit" banget pas dioles ke jerawat - yang mana klop banget dengan mindset gue: Obat jerawat itu semakin nyelekit harusnya semakin maknyus khasiatnya! Tapi harganya sekitar Rp 300.000-an cuma buat acne gel.......... nggggggggg????

Saat jerawat gue semakin banyak dan susah sembuh, gue pun ngga tahan untuk ngga membeli Kiehl's Blue Herbal. Ngga pakai pikir panjang, gue yang saat itu lagi dinas di Bandung langsung beli online melalui website resminya dengan harapan pas gue pulang barang itu udah nyampe rumah tinggal cocol. Gue semakin hakyul yakin untuk pencet PURCHASE karena waktu itu nongol diskon 15% untuk first purchase. Alam ini berkonspirasi hanya untuk penyiksaan wajah oleh acne gel.

Sekembalinya ke Jakarta, gue coba dan bisa dibilang rutin pakai di jerawat-jerawat gue sampai habis.

Wisdom Teeth.

Thursday, May 18, 2017

Delapan tahun lalu gue cabut wisdom teeth (gigi geraham bungsu) yang di kanan, atas dan bawah sekaligus. Waktu itu belum ada pembengkakan tapi setiap kali gue gerakin rahang, ada bunyi kletek-kletek dan nyeri. Pas diketahui penyebabnya adalah wisdom teeth di sisi kanan, maka dengan rasa PEDE yang TINGGI, gue memutuskan untuk operasi aja di dokter bedah mulut. Sesadar-sadarnya gue sadar bahwa operasi itu akan dilakukan dalam kondisi sadar.

Abis operasi, dokternya bilang, "Setelah yang kanan sembuh nanti kita lanjutkan ke kiri. Karena kalau di-ntar-ntar pasti ngga balik lagi."

Almost 30: Comfortable in Your Own, err.. Fake Skin.

Sunday, May 7, 2017


Dulu gue curiga gue akan panik-panik lucu pas mau masuk ke usia 30, eh ternyata gini-gini aja. Gue cenderung lempeng dan nyaman dengan diri gue karena gue ngga mudah termakan omongan orang, termasuk kalau ada yang nyinyir kesibukan kantor gue menyebabkan gue belum nikah. Soal penampilan, gue cukup nyaman dengan penampilan gue. Walaupun ada yang mengira gue masih kuliah, tapi client dan orang gedung kantor gue udah banyak yang manggil gue, "Bu" daripada cuma, "Mbak".. which is progressing lah dari 2-3 tahun lalu ekekekek..

Sepuluh tahun lalu, gue yakin gue juga biasa aja pas mau masuk usia 20. Pacar gue waktu itu beda setahun umurnya, dan dia udah nyontohin usia 20 ya gini-gini aja, ngga ada perubahan yang signifikan. Nah, setelah 10 tahun berjalan, bukan pertambahan usia yang biasanya bikin gue deg-deg-an, tapi perubahan fase hidup. Misalnya, dari lulus S1 ke lingkungan kerja. Trus masuk S2, trus lulus lagi. Termasuk pas mau pindah kerja. Fase hidup dimana kita harus menyandang identitas baru itu jauh lebih menguras pikiran daripada sekedar ulang tahun, karena kadang gue ngga siap untuk menerima risiko dari keputusan yang gue ambil. Lulus kuliah itu juga keputusan loh, karena kan sebenarnya bisa aja kita santai kuliah dan menunda lulus.

Ridiculous Rules at Coffee Places in Jakarta.

Sunday, April 16, 2017


Walaupun seneng ngopi, gue ngga terlalu addict dengan coffee shop dan belum pernah luangin waktu untuk sengajain mencoba coffee shop (atau resto) yang lagi hits. Kebanyakan kunjungan gue ke coffee shop -di luar coffee shop kantor gue- adalah ngikutin usulan temen kalau lagi janjian ketemu atau sekedar mampir kalau abis lelarian di sekitar rumah gue. Kalau lagi trip ke luar negeri beda lagi ya ceritanya, karena di luar gue akan sengajain mampirin coffee shop yang lagi hits.

Ternyata, dari kunjungan gue yang bisa dibilang minim, banyak juga coffee shop di Jakarta yang punya peraturan aneh-aneh. Gue yakin ngga banyak juga yang pernah ngalamin pengalaman aneh ini, tapi karena kelakuan gue suka aneh-aneh, gue sering banget ditegur di dalam coffee shop dengan teguran yang menurut gue.. what the heck?!

#youtubemademebuyit.

Saturday, March 25, 2017


Lucu banget nih. Selama earth hour barusan gue browsing #youtubemademebuyit dan liatin search resultnya yang ternyata didominasi oleh....... per-makeup-an! Gue rasa hashtagnya juga muncul karena banyak korban beauty reviews di YouTube.

Gue ngerti banget penderitaan perempuan yang "kabita" abis lihat review atau lihat produk yang digunakan sama beauty vlogger. Rasanya itu campuran kepengen, penasaran, dan gue-juga-harus-punya, tapi bokek. Abis selesai nonton videonya, biasanya kita langsung browsing-browsing untuk cari second opinion (atau sekedar nutupin penasaran) atau saling racun-racunan sama temen-temen lain.  Proses ini bisa berlangsung sebentar atau lama, kadang kita bolak-balik dulu ke outlet untuk ngeceng-ngecengin produknya. Pokoknya ujung-ujungnya.. BELANJA!

 
template design by Studio Mommy (© copyright 2015)